Social Icons

Pages

Selasa, 22 April 2014

PBB Selamatkan 100 Warga Muslim di Afrika Tengah


REPUBLIKA.CO.ID, BANGUI-- PBB mengungsikan hampir 100 warga Muslim dari ibu kota Republik Afrika Tengah (CAR), Bangui, untuk menyelamatkan nyawa mereka, kata pejabat. Dengan didukung petugas badan PBB urusan pengsungsi (UNHCR), 93 warga Muslim dibawa ke timur Bangui, ke kota Bambari, kata El Hadj Abacar ben Ousmane, pejabat tinggi di kota sekitar 300 kilometer dari ibu kota itu.
Kekerasan aliran di bekas jajahan Prancis itu menewaskan ribuan orang pada tahun lalu. Kelompok Muslim itu menuju Bambari dari Ahad sampai Senin dalam dua truk, yang didampingi oleh satu konvoi kendaraan dari pasukan perdamaian Prancis Sangaris, kata UNHCR dan Organisasi Internasional bagi Migrasi.
Iringan itu kena lempar batu-batu ketika melalui kota Sibut, kata seorang anggota pasuan perdamaian MISCA yang dipimpin Uni Afrika kepada AFP. "Ini adalah satu tindakan untuk menyelamatkan nyawa mereka, dilakukan sebagai usaha terakhir setelah mempertimbangankan cukup lama mengenai nasib mereka," kata Tammi Sharpe, wakil kepala UNHCR di CAR.
Dia mengatakan para warga Muslim yang diungsikan itu "terus diserang" dipermukiman PK-12 Bangui utara, di mana kondisi-kondisi saat ini "sangat tegang". Di Bambari, kota berpenduduk 45.000 jiawa mayoritas Kristen, kata El Hadj Abacar ben Ousmane para warga Muslim dan Kristen dapat hidup damai.
"Kami tidak akan berkeberatan untuk menyambut orang-orang lain. Kami tidak mempunyai masalah dengan pihak lain," katanya.
Republik Afrika Tengah, salah satu dari negara-negara termiskin di dunia, dilanda kriss setelah satu kudeta oleh gerilyawan Seleka yang sebagian besar warga Muslim Maret tahun lalu. Setelah merebut kekuasaan, sejumlah pemberontak melakukakan tindak kejahatan, pembunuhan, penjarahaan dan perkosaan.
Penyiksaan itu memicu anggota mayoritas Kristen membentuk kelompok milisi, melancarkan gelombang pembunuhan yang kejam yang menyebabkan ribuan orang tewas, hampir satu juta orang mengungsi, dan memperingatkan bahwa negara iu berada diambang genosida.

Moyes Dipecat, Giggs Manajer Sementara MU?


REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- David Moyes telah resmi dipecat sebagai manajer Manchester United. Pemain paling senior United, Ryan Giggs, dikabarkan akan mengisi jabatan sementara sebagai manajer The Red Devils.
"Ryan Giggs akan ditunjuk sebagai manajer sementara Manchester United," tulis @EPLStuff.
Beberapa kandidat muncul sebagai pengganti Moyes. Selain nama pelatih Timnas Belanda, Louis Van Gaal yang belakangan ini santer disebut-sebut, juga terdapat nama-nama seperti pelatih Borussia Dortmund, Juergen Klopp, dan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.

Kamis, 16 Januari 2014

France Football Sindir Kemenangan Ronaldo di Ballon d'Or




Bola.net - France Football, media sepakbola yang menjadi penggagas asli dari penghargaan Ballon d'Or, baru-baru ini mengeluarkan sebuah karikatur yang menggambarkan kemenangan Cristiano Ronaldo.

Meski sedikit terkesan menyindir, namun tampaknya apa yang digambar oleh sang ilustrator ada benarnya juga. Dalam karikatur tersebut, Lionel Messi digambarkan mengalami cedera dan harus menggunakan penyangga.

Sementara itu, gunungan trofi yang dimiliki oleh Franck Ribery membuatnya tak kuasa menggapai trofi Ballon d'Or yang dipegang oleh Ronaldo.

Senin, 30 Desember 2013

Kalender Sesat


Sayyidina Umar tidak memakai kalender Gregorius karena mengandung unsur watsani sehingga surat beliau tanpa tanggal. Kalender Gregorius dari mulai bulan satu sampai enam mengggunakan nama dewa, tujuh dan delapan nama raja (kultus individu) dan sembilan sampai duabelas memakai sebutan yang tidak masuk akal. Ini sebutan bulan itu :
January : Janus (Roman god of gates) ;
February : Februus (god of death)
March : Mars (Roman god of war);
April : (month of Venus);
May : Maia Maiestas (Roman goddess) ;
June : Juno (Roman goddess, wife of Jupiter)
July : Julius Caesar (Roman dictator);
August : Augustus (first Roman emperor) ;
September : septem (Latin for seven) ;
October : octo (Latin for eight) ;
November : novem (Latin for nine) ;
December: decem (Latin for ten).
Kita masih suka nama dewa itu, buktinya Arrahmah memakai nama dewa itu kalau terbit pada bulan 1 sd.6. Dan menyebut nama raja Romawi waktu terbit pada bulan 7 dan 8, serta menyebut angka tidak masuk akal pada penerbitan bulan 9 sd. 12. Bagaimana masuk akal, misalnya saat ini Arrahmah menyebut 10 November 2013, padahal sekarang bulan ke-11. Novem itu sembilan. Jadi sudah dibodohin oleh orang Barat, mau saja. Kapan ya Arrahmah berobah, yah paling tidak menulisnya 6 Muharram 1435 H. / 10-11-2013, bukan dengan sebutan November. Malu khan!